Diduga Melakukan Penyiksaan, 6 Oknum Polisi dilaporkan ke Kompolnas

Selasa 17 Juni 2014, Enam orang Polisi dari Polres Metro Jakarta Pusat yang diduga melakukan penyiksaan dan perampasan uang terhadap Zulfikar dan Baharruddin dilaporkan ke Kompolnas pada 11 Juni lalu oleh kuasa hukumnya. Kuasa Hukum dari Zulfikar, Lana Teresa Siahaan mengatakan bahwa : “Ke-enam polisi yang menangkap Zulfikar dan Bahar telah melakukan penganiayaan, selain itu…

Baleg DPR Janji Segera Bahas Draft RUU Penyandang Disabilitas

Senin, 16 Juni 2014, Badan Legislatif (Baleg) DPR RI mengundang kelompok kerja (Pokja) RUU Penyandang Disabilitas dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) di gedung nusantara 1 DPR. RDPU dipimpin langsung H Sunardi Ayub, S.H sebagai wakil ketua badan legeslatif diikuti beberapa anggota DPR dari berbagai fraksi. Agenda RDPU adalah mendengar secara langsung penyampaian Pokja RUU…

Peringatan Hari Pekerja Rumah Tangga Internasional

Jakarta, LBH Jakarta – Peringatan Hari Pekerja Rumah Tangga Internasional (PRT) dilakukan oleh Komite Aksi Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dan Buruh Migran (KAPPRTBM), Senin 16/06/2014. KAPPRTBM, yang merupakan jaringan LSM, termasuk di dalamnya LBH Jakarta, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) mengawali aksinya…

DISKUSI PUBLIK: “Kemana Arah Kebijakan Perumahan DKI Jakarta”

 Jakarta, LBH Jakarta – Diskusi Publik “Kemana Arah Kebijakan Perumahan Pemprov DKI?” terkait maraknya masalah penggusuran di DKI Jakarta diselenggarakan oleh LBH Jakarta Rabu 11/06/2014. Diskusi ini diselenggarakan guna merespon kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkait penataan ruang dan perumahan di DKI Jakarta. Dalam diskusi kali ini, LBH Jakarta menghadirkan pengamat tata ruang kota Dian Tri…

Buruh: Pertimbangkan Pencapresan Prabowo Subianto

Rabu (11/6) Puluhan Buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Melawan Lupa melakukan aksi di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut Jumisih yang merupakan Ketua Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP) saat berorasi, bahwa tuntutan para buruh tersebut yaitu, 1) Meminta KPU untuk melakukan diskualifikasi Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden karena merupakan Penjahat HAM. 2) Negara…

Buruh Tuntut KPU Diskualifikasi Prabowo Sebagai Capres

Rabu, 11 juni 2014, Gerakan Buruh Melawan Lupa menggelar aksi di Kantor Pemilihan Umum, Jakarta – menuntut agar mendiskualifikasikan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden pada Pilpres tanggal 9 Juli 2014 mendatang. Adapun dasar hukum Gerakan Buruh Melawan Lupa melakukan tuntutan mendiskualifikasi Prabowo ke KPU yakni pasal 5 huruf i Undang-Undang nomor 42 tahun 2008 tentang…

Negara Harus Tuntaskan Kasus Penghilangan Paksa 1997/1998

Press Release Sebuah dokumen Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang dikeluarkan tahun 1998 tentang pemberhentian Letjen (Purn) Prabowo Subianto dari ABRI/TNI kini beredar luas di media dan masyarakat. Dokumen itu juga menyebutkan dasar-dasar pertimbangan yang diambil oleh DKP dalam pemberhentian itu, yang salah satunya Prabowo Subianto dianggap telah melakukan tindak pidana . Menurut dokumen itu, Prabowo…

Melawan Lupa: Ungkap Kasus Penculikan 1997/1998

Selasa 10 Juni 2014 telah diselenggarakan konferensi pers mengenai kasus penghilangan paksa 1997/1998. Konferensi pers tersebut diadakan di ruang Mochtar Lubis Kantor LBH Jakarta. Hadir di acara tersebut diantaranya Hendardi (aktivis SETARA Institute), keluarga korban, Jeremiah Limbong (aktivis YLBHI) yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Lupa. Dalam konferensi pers ini, koalisi menuntut pengungkapan kasus…

Militer Tak Layak Urus Sektor Perburuhan

TNI dirasa telah bertindak di luar jalurnya dalam penandatanganan nota kesepemahaman dengan pengusaha. Hal ini ditandai dengan adanya Mou antara KBN dan TNI baru-baru ini. Kerjasama tersebut pada akhirnya mengindikasikan sikap yang mengancam bagi kehidupan buruh yang ada. Keterlibatan militer di ranah ketenagakerjaan atau perburuhan ini mengkhawatirkan Al Araf. Peneliti Imparsial ini berpendapat masuknya militer…